Udara panas membuat mataku tak
bisa memejam. Kipas angin yang tergantung di langit-langit kamar petak ini tak
mampu mendinginkan ruangan. Beginilah
akibatnya jika menginap di penginapan seharga Rp 250 ribu per malam. Tak ada
Air Conditioner yang dapat menyejukkan suhu tubuh. Rupanya, meskipun di
beberapa tempat di Indonesia sudah sering turun hujan, wilayah Garut-Jawa Barat dan
sekitarnya masih bersabar menanti kemurahan Tuhan. Terlebih lagi di pinggiran
pantai, hawa panas dan nyamuk yang berkeliaran membuat kami kesulitan tidur
nyenyak.